Sejarah Singkat Perusahaan
Perjalanan panjang kami dimulai dari komitmen untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan. Sejak awal berdiri, perusahaan terus berkembang menjadi pelaku utama dalam industri yang kami geluti.
Sejarah Singkat Perusahaan
PT Alkindo Naratama Tbk (Perseroan) didirikan berdasarkan Akta Notaris Dr. Kikit Wirianti Sugata, S.H., No. 74 tanggal 31 Januari 1989. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-2222 HT.01.01.Th.1990 tanggal 14 April 1990 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 75 tanggal 18 September 1990, Tambahan No. 3449.
Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan akta notaris Nunuy Rahmayati, S.H., pengganti dari Leolin Jayayanti, S.H., No. 5 tanggal 15 Maret 2011 sehubungan dengan peningkatan modal dasar, ditempatkan dan disetor, dan perubahan status perusahaan menjadi perusahaan terbuka. Perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-14482.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 22 Maret 2011.
PT Alkindo Naratama Tbk didirikan pada tahun 1989 oleh Bapak Lili, Bapak Herwanto, dan rekan bisnis mereka. Awalnya, perusahaan berfokus pada produksi bobbin (papertube) untuk menggulung benang tipe DTY (Draw Textured Yarn) dan POY (Partially Oriented Yarn), yang digunakan dalam industri tekstil. Produk ini dibuat dari kertas core board hasil daur ulang kertas bekas. Pada saat itu, Bandung—lokasi berdirinya perusahaan—merupakan pusat industri tekstil di Indonesia. Seiring berkembangnya teknologi tekstil, permintaan papertube dengan spesifikasi lebih beragam pun meningkat, mencakup ketebalan, warna, serta ketahanan terhadap kecepatan putar.
Melihat peluang untuk mengembangkan bisnis, pada tahun 2007, Perseroan memperluas lini produknya dengan memproduksi honeycomb, papercore, dan edge protector, termasuk varian produk yang menggabungkan honeycomb dan edge protector. Awalnya, produksi dilakukan di satu pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Cimareme, dengan luas tanah 1,96 hektare dan bangunan 1,67 hektare. Namun, karena keterbatasan lahan untuk pengembangan produk baru, pada tahun 2010, Perseroan membangun pabrik kedua di lokasi yang berdekatan dengan luas tanah 4,31 hektare dan bangunan 1,63 hektare. Pabrik ini dikhususkan untuk produksi honeycomb, papercore, edge protector, serta produk turunannya.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, PT Alkindo Naratama Tbk terus berkembang sebagai produsen kemasan berbahan dasar kertas yang ramah lingkungan. Selain berkontribusi dalam industri manufaktur dan daur ulang, Perseroan juga telah membuka lapangan kerja bagi ratusan karyawan serta memberikan pemasukan bagi negara.
- 2011 : Akuisisi 51% saham PT Swisstex Naratama Indonesia (SNI), perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran bahan kimia tekstil.
- 2013 : Akuisisi 51% saham PT Alfa Polimer Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan pemasaran bahan polimer
- 2019 : Melalui Penawaran Umum Terbatas I, Perseroan mengakuisisi 99% saham PT Eco Paper Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan pemasaran produk kertas.
- 2021 : Melalui Penawaran Umum Terbatas II, Perseroan meningkatkan kepemilikan saham di PT Swisstex Naratama Indonesia dan PT Alfa Polimer Indonesia masing-masing menjadi 99%.
- 2023 : Perseroan menambah modal kepada PT Eco Paper Indonesia sebesar Rp49,5 miliar, sehingga total modal disetor menjadi Rp245,025 miliar.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, PT Alkindo Naratama Tbk terus berkembang sebagai produsen kemasan berbahan dasar kertas yang ramah lingkungan. Selain berkontribusi dalam industri manufaktur dan daur ulang, Perseroan juga telah membuka lapangan kerja bagi ratusan karyawan serta memberikan pemasukan bagi negara.